Terkini Dari Mesir : 3Lagi Syahid di Hospital Kars Aini,40cedera Parah

Terkini :

      Sahih – Serangan terbaru di hadapan Hospital Kasr Aini, 3 mati dan 40 lagi dalam keadaan cedera parah disebabkan tembakan peluru hidup dan sniper dari atas bangunan Hotel Four Season.

Hasbunallahu wani’mal wakil.
Semoga Allah timpakan balasan selayaknya terhadap orang-orang yang zalim!

Sumber :

محمد مرسي رئيساً للجمهورية

Dr Salim El Awwa berkata dalam TV Al Jazeera sebentar tadi : Sebelum solat jenazah terhadap sejumlah syuhada’ yang aku imami tengahari tadi, seorang pemuda meletakkan tangannya di bahuku dan berkata, “Salah seorang syuhada’ ini adalah abangku dan pembunuhnya adalah ayahku yang merupakan seorang pegawai berpangkat dalam tentera, apa yang aku patut lakukan dan ke mana aku akan pergi?” Aku menangis dan berkata kepadanya, “Semoga Allah memberikan kesabaran kepadamu atas pemergian abangmu dan kesyaitanan (kedurjanaan) ayahmu”. Sumber : رابطة الاخوان بالعالم

Ayuh Teman,

Panjatkan doa dan munajat untuk sahabat malah saudara kita di sana. Bumi mesir adalah bumi kita Umat Islam.

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَ الصَّلاَةِ إِنَّ اللهَ مَعَ الصَّابِرِيْن

“Wahai orang-orang yang beriman ! Mohonlah pertolongan dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (ayat 153).

Penyokong Mursi mengadakan Protes besar-besaran di Alexandria. Mereka cintakan syahid, mereka tidak takut akan kematian.

Al-Marhum Pak Hamka -qaddasaAllah sirrahu- mengulas ayat berikut dengan begitu indah. Antara yang disebutkan oleh beliau:

‘..Apakah yang engkau takutkan kepada hidup ini, kalau Allah telah men­jamin bahwa Dia ada beserta engkau? Orang yang ditimpa oleh suatu percobaan yang membuat jiwa jadi gelisah, kemudian berpegang teguh kepada ayat ini, membenteng diri dengan sabar dan shalat, dengan berangsur timbullah fajar harapan dalam hidupnya. Kelihatan dari luar dia dalam kesepian, padahal dia merasa ramai, sebab dia bersama Tuhan. Belenggu biar dipasang pada tangannya, namun jiwanya merasa bebas. Pagar besi membatasi jasmaninya dengan dunia luar, tetapi ayat-ayat al-Quran membawa jiwanya membumbung naik melintas ruang angkasa dalam dia mengerjakan shalat. Lantaran ini ketakutanpun hilanglah dan keberanian timbul…’

Beliau mengatakan lagi:

‘..Kalau mati dalam menegakkan cita-cita, ataupun terbunuh, hati bimbang tidak ada lagi. Sebab bagi orang yang telah merasa.dirinya dekat dengan Allah, batas di antara hidup dengan mati tidak ada lagi. Hidup itu sendiri tidak ada artinya kalau jauh dari Tuhan…’

اللهم احفظ مصر

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: