Ujian sang Murabbi

Sudah pasti apabila perjalanan hidup ini merasai sedikit sebanyak  kesulitan maka hati ini akan terasa kosong. Tapi bagi orang yang kenal Allah dan agama langit akan terus dengan senyuman kerana ujian itu berupa ubat kepada iman dan kepada hati yang lalai dari mengingati hari akhir dunia.

Ramai manusia inginkan bahagia dan ramai juga manusia tersalah erti syarat bahagia. Bahagia bukan syarat perlu pangkat dan harta yang bertimbun-timbun tapi bersyaratkan hanya diri yang miskin dengan dunia tapi hati nya kaya dengan akhirat pasti akan merasai nikmat-nikmat bahagia itu. Manakan langit akan hujan jika tidak bertudungkan awan gelap dan manakan pelangi akan bersinar jika tidak ada debu-debu air,begitu jua lah hati manakan ada bibit-bibit bahagia jika diri tidak di basuh dengan air wuduk dan hati di lap dengan bacaan zikrullah. Syarat bahagia tidak banyak tapi perlu ada pengorbanan yang sedikit di atas dunia. Pengorbanan yang sedikit itu bukan barang enteng tapi ia kecil di lihat tapi beban untuk usahakan nya seperti menanam padi sebendang.

   Jangan tangisi ujian itu dan jadikan ujian itu ubat untuk kita lebih sihat menghadap Allah swt. Ingat,Allah swt berfirman dalam Surah Al-Anfal ayat 28 di mana

“Dan ketahuilah kamu bahawa sesungguhnya harta-harta kamu dan anak-anak kamu adalah fitnah (ujian). Dan sesungguhnya Allah di sisiNya balasan yang sangat besar.”

    Berjalanlah di atas muka bumi dengan hati yang tunduk dan kenal Allah swt pasti kita akan merasai indah nya alam dan cantik nya penciptaan Allah keatas diri kita.

    Tidak ada manusia yang berpanjangan gembira!

InsyaAllah

Advertisements

One response to this post.

  1. alhamdulillah…
    sedikit suntikan semangat pada jiwa ini..

    ujian xkan berhenti sehinggalah kita kembali pada Allah..
    kadang2 jiwa yang mudah luntur imannya ini tertanya2..’sampai bila ujian ini harus aku tempuhi?’..padahal Allah sedang merancang yang terbaik buat hambaNya di sebalik ujian itu…

    sy cukup lemah dgn sesuatu yang bernama kehilangan..terasa tiada ujian yang paling berat bila sy berhadapan dgn ujian kehilangan…hilang sesuatu yg sy jaga..sy cukup sayang apa yg saya miliki..namun, pada satu saat dgn rahmat dr Allah…Allah membuka mata hati utk melihat setiap kehilangan semuanya kembali pada Dia..Dia yg memberi..lantas Dia juga yang mengambil kembali…andai sy mngakui harapan saya hanya pada Dia, kenapa perlu dirisaukan lagi setiap kehilangan itu?
    sbb setiap yg hilang xkemanapun..semua kembali semula pada Dia yg sy harapkan…

    kehilangan itu lah yg byk mngajar sy tntang penyerahan diri sepenuhnya pada Allah..
    semuanya tidak kekal..dan bukan hak milik….hanya Allah yang Abadi..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: